Jodohkah?

Jodoh sudah diatur oleh ALLAH. Begitulah yang sering kita dengar. Setiap orang sudah memiliki jodohnya masing-masing, tapi kita tidak akan pernah tahu siapa jodoh kita yang sebenarnya. Ketika kita menikah pun kita tidak akan pernah tahu apakah pasangan kita tersebut merupakan jodoh kita atau bukan. Dalam perjalanannya bisa saja kita bercerai dengan pasangan kita itu, berarti kita tidaklah berjodoh dengannya. Tapi jika berpikir seperti itu, kita tidak akan pernah menikah karena orang akan takut menjalankan pernikahan disebabkan ia tidak yakin apakah pasangan yang akan dinikahinya tersebut merupakan jodohnya atau bukan. Lebih baik kita berpikir bagaimana caranya agar kita bisa menjadikan pasangan kita tersebut sebagai jodoh kita, maksudnya pasangan disini ialah pasangan yang sudah kita nikahi.
Dengan kita berpikir seperti itu, maka setiap pasangan akan selalu berusaha untuk membahagiakan pasangannya masing-masing. Dan insya ALLAH jika pasangan kita sudah bisa bahagia dengan kita, maka pernikahan kita akan bisa bertahan sampai salah satu meninggal dunia. Pada saat itu, barulah kita mengetahui bahwa itulah yang dinamakan jodoh. Karena kita bisa menemani ia sampai dengan maut atas ketentuan dari ALLAH yang memisahkan. Apalagi jika ternyata pasangan kita tersebut tidak hanya menjadi suami/istri kita di dunia tetapi juga di akhirat nanti, itulah jodoh yang sesungguhnya. Alangkah beruntungnya para pasangan yang merupakan jodoh di kehidupan dunia dan kehidupan akhirat.
Dan alangkah gombalnya ketika ada pasangan yang belum menikah dan ia sedang berusaha untuk merayu pasangannya dengan mengatakan “Sayangku, kamulah jodohku…aku yakin itu”. Jika ia berkata seperti itu, maka bisa jadi ia telah takabur, karena ia sebenarnya tidak tahu apakah benar pasangannya itu merupakan jodohnya atau bukan. Lebih baik jika kita merasa sudah menemukan pasangan yang cocok dengan kita, bersegeralah kita istikharah kepada-Nya seraya berdoa memohonkan yang terbaik untuk kita. Jika benar ia merupakan jodoh kita, maka mintalah agar dipersatukan atas nama cinta kepada ALLAH, akan tetapi jika bukan maka pisahkanlah secara baik-baik karena itulah yang terbaik untuk kita.
Sekali lagi, jodoh, rejeki dan mati semua ada di tangan ALLAH. Semua sudah ditentukan oleh ALLAH. Jangan pernah takut dengan takdir yang sudah disiapkan oleh ALLAH untuk kita. Berusaha dan bertawakallah kepada-Nya.
Note : Jawaban untuk pertanyaan yang dilontarkan oleh seseorang yang sedang bimbang menghadapi pernikahannya, semoga bisa menjadi lebih tenang. Sabar dan tawakal aja…

— RaiN CitY, 23 Mei 2008 23:52 menjelang BBM naek tanggal 24 Mei jam 00:00 —

Explore posts in the same categories: Uncategorized

2 Komentar pada “Jodohkah?”

  1. natazya Says:

    ah… saya tau bukan saya yang bertanya pada anda… tapi ko berasa sedikit mendapat pencerahan ya😀

    salam kenal

  2. Herdyan Al Fajr Says:

    Alhamdulillah


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: