Azab kubur karena buang air kecil

Benarkah buang air kecil bisa menyebabkan kita mendapat siksa/azab kubur?

Islam datang dengan membawa peraturan yang semuanya demi kemaslahatan umat manusia. Diantaranya soal menghilangkan najis, Islam mensyari’atkan agar umatnya melakukan istinja’ (cebok dengan air).

Sebagian orang menganggap enteng masalah menghilangkan najis. Akibatnya badan dan bajunya masih kotor. Dengan begitu, shalatnya menjadi tidak sah. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan bahwa perbuatan tersebut salah satu sebab dari azab kubur.

Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu berkata : “Suatu kali Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melewati salah satu kebun di Madinah. Tiba-tiba beliau mendengar suara dua orang yang sedang di siksa di alam kuburnya. Lalu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda” :

“Keduanya diazab, tetapi tidak karena masalah besar (dalam anggapan keduanya) lalu bersabda – benar (dalam riwayat lain : Sesungguhnya ia masalah besar) salah satunya tidak meletakkan sesuatu untuk melindungi diri dari percikan kencingnya dan yang satu lagi suka mengadu domba”. (Hadits Riwayat Bukhari)

Bahkan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan :

“Kebanyakan azab kubur disebabkan oleh buang air kecil”. (Hadits Riwayat Ahmad, Shahihul Jami’ No. 1213)

Termasuk tidak cebok setelah buang air kecil adalah orang yang menyudahi hajatnya dengan tergesa-gesa sebelum kencingnya habis, atau sengaja kencing dengan posisi tertentu atau di suatu tempat yang menjadikan percikan air kencing itu mengenainya, atau sengaja meninggalkan istinja’ dan tidak teliti dalam melakukannya.

Saat ini, banyak umat Islam yang menyerupai orang-orang kafir dalam masalah kencing. Beberapa kamar kecil hanya dilengkapi dengan bejana air kencing permanen yang menempel di tembok dalam ruangan terbuka. Setiap yang kencing, dengan tanpa malu berdiri dengan disaksikan orang yang lalu lalang keluar kamar mandi. Selesai kencing ia mengangkat pakaiannya dan mengenakannya dalam keadaan najis.

Orang tersebut telah melakukan dua perkara yang diharamkan, pertama ia tidak menjaga auratnya dari penglihatan manusia dan kedua, ia tidak cebok dan membersihkan diri dari kencingnya.

Jadi sudah jelas sekarang, ketika melakukan buang air kecil kita harus berhati-hati jangan sampai lupa membersihkan diri dan jangan anggap enteng tentang masalah menghilangkan najis ini. Walau kecil akan tetapi bisa menjadi besar dampaknya.

Explore posts in the same categories: Uncategorized

3 Komentar pada “Azab kubur karena buang air kecil”

  1. Hendra Pratama Says:

    As.
    Klo saya tiap kali k toilet d mall gk mw k toilet berdiri itu. Dikasih tw temennya kt nya bs kena percikan najis Mksh atas supportnya mas, sekalian udh mampir. Saya ikut tema nya mas, soalnya kubrik krg bgs. šŸ™‚

  2. Donny Reza Says:

    Sekalian deh muat hadits tentang larangan kencing di jalan yang suka dilewatin orang …

    Gua juga paling bete kalo udah ke hotel nan mewah, eh wc nya yang dry, beuh!!

  3. thez al fajr Says:

    @ Donny : Gw malah sering liat kalo di wc orang2 dandanannya perlente tapi pas kencing diguyur kagak, cebok juga kagak…dandanan aja boleh metropolis, tapi kencing aja kagak cebok


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: